Berbagaijenis alat teknologi tepat guna telah dikembangkan oleh masyarakat di berbagai daerah, dan memungkinkan sebuah alat teknologi tepat guna sangat bermanfaat di suatu daerah namun tidak bermanfaat di daerah lain. Oleh karena itu teknologi tepat guna yang memiliki dampak bagi negara adalah teknologi tepat guna yang dimanfaatkan secara luas
Teknologibiogas sangat berpotensi untuk dikembangkan di daerah - daerah pengembangan peternakan yang terintegrasi dengan tanaman (CLS). Langkah awal dari kegiatan tersebut, BBP Mekanisasi Pertanian pada tahun 2005 menjalin kemitraan dengan Pondok Pesantren Pertanian Darul Fallah Ciampea Bogor untuk mengembangkan digester skala kecil.
No Tanggal Jenis Kegiatan 1 24-Jan-10 Pembelian buku "SUPERCARBON BAHAN BAKAR ALTERNATIF" di Gramedia Jakarta Barat 2 3-Mar-10 (1) Pembelian 1 buah golok (2) Pembelian Baskom, ember tutup dan centong (3) Pembelian Sagu dan Korek di Bara (4) Pembelian 1 buah kaleng ukuran 50 kg (5) Pembelian 1 buah gelas ukur 3 4-Mar-10 (1) Pembelian 1 buah
TimMonev dari Bidang Sosial Ekonomi Pemerintahan Balitbangda Kabupaten Balangan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi kegiatan tahun 2016/2017
Sementaraitu misi Bank BNI yaitu : 1). Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepada seluruh nasabah, dan selaku mitra pillihan utama (the bank choice); 2). Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor; 3). Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi; 4).
u1du. Kompor BIOGAS dari Kompor Gas LPG Hidup Harus Kreatif, Aktif dan Inovatif, apalagi bagi petani kecil didusun terpencil didesa khsusnya Desa Lokapksa dengan segenap permasalahan hidup yang ada, mulai dari himpitan perekonomian hingga krisis energi dan lain sebagainya. Tidak terkecuali bagi kami anggota Kelompok Ternak Pucak Manik yang ber ternak Sapi Bali, kini merupakan salah satu proyek percontohan Pemerintah Provinsi Bali dalam sistem pertanian terintegrasi yang di bali lebih dikenal dengan istilah SIMANTRI atau Sistem Management Pertanian Terintegrasi dalam rangka mewujudkan Visi Bali Organik, Bali Clean, Bali Green dan Bali Mandara, harus mampu menyiasati hidup ini. Melalui program SIMANTRI yang telah diluncurkan dengan adanya unit reaktor biogas sebagai energi alternatif di kelompok kami, dengan disertai asessories berupa kompor biogas 3 buah dan kantung biogas 5 buah, maka kami telah mencoba mengembangkan ide kreatif kami dengan mengolah ban bekas truck/mobil untuk dijadikan kantung biogas. Kini petani semakin sadar akan manfaat penting pengolahan kotoran sapi menjadi biogas, beberapa petani telah memanfaatkan biogas di masing-masing rumah mereka dengan mencharge ban bekas untuk membawa biogas dari reaktor di kandang ke rumah mereka. Permasalahan yang ada yakni pengembangan kompor biogas untuk semua anggota kelompok, jika kini hanya ada 3 kompor bantuan ditambah dengan 2 kompor swadaya kelompok berarti dibutuhkan sekitar 20 kompor biogas. jika 1 unit kompor biogas harganya Rp. maka dibutuhkan uang sebanyak Rp. 5 juta, nah bayangkan betapa mahalnya biaya yang dibutuhkan. Untuk itu timbulah ide kreatif petani miskin dan tua dengan memanfaatkan kompor LPJ bantuan pemerintah untuk dimodifikasi menjadi kompor biogas. Adapun Langkah-langkah untuk memodifikasi adalah sebagai berikut 1. Siapkan Kompor LPG Bantuan Pemerintah Inilah Wajah asli kompor LPG Conversi dari minyak tanah ke gas bantuan pemerintah dalam bentuk bantuan gratis. Kwalitasnya Lumayan untuk model gratisan. heee...!, jika ini kita bedah maka komponen kompor akan terlihat seperti pada gambar disebelah kanan. 2. Lakukan pembongkaran, kemudian kita ambil bagian Dudukan Burner kompor tersebut, seperti pada gambar berikut Setelah itu atur bagian penutup /pengaturan pencampuran sirkulasi udara Primary air opening yang terletak pada bagian belakang dudukan burner kompor LPG tersebut. 3. Pada bagian Injector Jet atau Spuyer gas, Lakukan pengeboran dengan menggunakan bor besi dengan diameter 1,5 mm sampai dengan 2 mm. dengan ini akan selesai proses modifikasi kompor LPG, dan kompor tersebut tinggal dipasang kembali komponen yang dimodifikasi tersebut dan telah siap digunakan untuk kompor biogas. 4. Tinggal Pasang Selang Biogas, nyalakan kemudian buat air hangat untuk secangkir kopi bersama anggota kelompok. Selamat Mencoba, Bagi kelompok yang telah ada reaktor biogasnya tetaplah kreatif, Selalu berswadaya di kelompok, Kantong tebal, apa yang menjadi tujuan simantri tetap berjalan dari hulu hingga hilir, Jangan patah Semangat walaupun tidak dapat juara dalam lomba SIMANTRI, yang penting Tetaplah KREATIF, AKTIF dan INOVATIV dibandingkan dapet Juara tapi Kandang kotor, Bio urine terbengkalai dan sampai bercampur TAI, Biogas Tidak dimanfaatkan/dimanfaatkan saat kunjungan pejabat akan datang, serta kelompoknya BODO xixixixi Postingan populer dari blog ini Pulau Bali, pulau kecil munggil nan unik dengan segala keindahan panorama alam nya, dengan keunikan budayanya telah berhasil memikat hati para wisatawan di dunia. Berbicara soal keindahan panaroma Alam Bali, Keunikan Budaya Bali dan Pesatnya Pariwisata Bali kita tidak bisa terlepas dari sebuah dunia yang disebut Pertanian Bali. Pertanian di bali memiliki pertalian yang erat antara Budaya, Agama, Alam Bali dan Pariwisata di Bali. Secara umum dapat disimpulkan bahwa pertanian di bali adalah adalah sesuatu hal yang sangat kompleks sekali karena selalu bersentuhan dengan sektor yang lainnya, Sebagai contoh Sistem Subak yang sangat terkenal dan mendunia ini. Sistem Subak merupakan sebuah organisasi yang mengatur tata kelola sistem pengairan persawahan di bali yang menerapkan konsep "Tri Hita Karana" yakni sebuah konsep harmonisasi antara hubungan manusia dengan Tuhan, Lingkungan/alam dan manusia itu sendiri. Dalam hal ini di sektor pertanian kita akan membahas mengenai alat Bagi Kami pada awal-awal pendirian Kelompok Ternak Pucak Manik sebagai Kelompok Tani Ternak Sapi Bali , yang merupakan salah satu proyek percontohan Pemerintah Provinsi Bali dalam sistem pertanian terpadu / Sistem Pertanian Terintegrasi yang di bali lebih dikenal dengan istilah SIMANTRI yakni Sistem Management Pertanian Terintegrasi dalam rangka menuju visi bali organik, bali clean dan bali mandara, ini kami banyak di bimbing oleh seorang PPL yang sangat baik diterima dihati Anggota kelompok kami, Beliau adalah Bapak I Made Santiyasa, SP. beliau banyak memberi arahan dan bimbingan agar kelompok kami maju dan berkembang, untuk itu salah satunya kami harus memulai dengan tertib Administrasi dalam kelompok, tersedianya kelengkapan administrasi pembukuan yang baik. adapun buku-buku yang mesti dilengkapi Baik buku keuangan maupun buku non keuangan. Dengan ini kami ingin berbagi kepada para petani yang baru membentuk kelompok tani POKTAN maupun GAPOKTAN, beberapa contoh Admisitra PROPOSAL PERMOHONAN BANTUAN KELOMPOK TERNAK PUCAK MANIK Desa Lokapaksa, Banjar Dinas Bukit Sakti Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng Tahun 2009 - - - BAB I PENDAHULUAN Latar belakang Desa Lokapaksa merupakan salah satu desa terluas di Kecamatan Seririt yakni dengan Luas 28, 84 KM2, dengan potensi jumlah penduduk mencapai jiwa data BPS 2006, dimana sebagian besar penduduk Desa Lokapaksa memiliki pekerjaan sebagai petani, baik sebagai petani pengolah lahan sawah, pengolah lahan kering dan sekaligus sebagai petani ternak. Peternakan yang paling umum dikelola para petani di Desa Lokapaksa yakni ternak sapi, ternak babi, dan ternak ayam. Untuk para peternak sapi, ternak sapi di peroleh oleh para petani ternak ini baik dari sapi milik sendiri dan sebagian besar lagi petani ternak mempe
penggunaan kompor biogas sangat bermanfaat bagi masyarakat daerah karena dapat