Pemudamenjadi tulang punggung sekaligus mesin penggerak peradaban sebuah bangsa. Buya Hamka melihat adanya kesulitan yang dihadapi sebuah bangsa mampu diubah ke arah kebaikan oleh kaum muda. Merubah arah bangsa dari kesulitan, kepayahan, penderitaan menuju kebaikan membutuh sebuah pengorbanan yang besar. Masadepan bangsa ada di tangan pemuda. "Gambaran bangsa di masa depan akan terlihat pada keadaam pemudanya saat ini". Inilah makna dari Hari Sumpah Pemuda. Jawaban : D Alasan : Kalimat 1 dan 2 menjelaskan mengenai harapan pemuda sebagai tulang punggung bangsa. Maka untuk kalimat ke-3, maknanya harus mendukung kalimat ke-1 dan 2 sebagai Menurutnya di pundak para pemuda, terpikul beragam persoalan umat dan bangsa. "Masa depan bangsa, di tangan pemuda," kata Menag di Jakarta, Kamis (28/10/2021). Dikatakan Menag, pemuda masa depan harus memiliki pemahaman dan praktik keagamaan yang moderat, tidak ekstrem kanan maupun ekstrem kiri. Kementerian Agama saat ini terus berupaya KONGRESPEMUDA ke II pada 28 Oktober 1928 berhasil melahirkan Sumpah Pemuda, 17 tahun sebelum Indonesia merdeka. Sekumpulan kaum muda akhirnya menyepakati bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, sebuah solusi yang membuat bangsa ini merdeka. Tidak ada ego kedaerahan seperti Joung Java, Joung Sumatera, Joung Betawi, Joung Batak, Joung Dipundak para pemuda, terpikul beragam persoalan umat dan bangsa. Masa depan bangsa, di tangan pemuda. Pemuda masa depan harus memiliki pemahaman dan praktik keagamaan yang moderat, tidak ekstrem kanan maupun ekstrem kiri. Di Kementerian Agama, saya terus berupaya melakukan penguatan moderasi beragama, salah satunya kepada kalangan pemuda. DbtXlp. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Dapat kita lihat sebentar lagi kita bersama sama akan merayakan hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober, Sumpah Pemuda merupakan salah satu tonggak utama dalam sejarah kemerdekaan. Ikrar ini dianggap sebagai penyemangat untuk menekanan cita-cita berdirinya peristiwa tersebut bisa kita simpulkan pemikiran pemuda Indonesia pada masa itu menggambarkan keyakinan di dalam diri mereka bahwa mereka adalah orang orang yang semangat atas perjuangan depan bangsa berada di tangan pemuda. Ungkapan ini menjadi penyemangat untuk pembangunan dan perubahan bangsa. Pemuda tidak selalu identik dengan kekerasan tetapi daya pikirmya yang menjadi kekuatan utama. Karena yang dibutuhkan yaitu pola pikir yang muda dan segar. Pemuda merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujukan kesejahteraan bangsa. Pemuda menjadi harapan untuk kemajuan di dalam suatu bangsa, Pemuda juga dapat merubah pandangan orang dan menjadi pedoman generasi terdahulu untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ilmu berdasarkan nilai nilai dan norma yang berlaku. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya JAKARTA— Seluruh elemen bangsa harus mempersiapkan generasi muda agar mampu menjawab berbagai tantangan untuk mewujudkan Indonesia Emas yang tangguh dan berdaya saing pada 2045. "Pada 2045, generasi muda akan menjadi tulang punggung bangsa ini untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maju, seperti yang dicita-citakan para pendahulu bangsa," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, saat membuka diskusi secara daring bertema 'Milenial dan Tantangan Ketenagakerjaan dalam Menyambut Bonus Demografi Indonesia,' yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu 16/2/2022. Karena itu, ujar Lestari, saat ini kita harus mempersiapkan para generasi muda agar mampu menghadapi tantangan dengan sumber daya yang kita miliki. Sehingga, tambah Rerie, sapaan akrab Lestari, berbagai upaya harus dilakukan berangkat dari optimalisasi seluruh sumber daya yang dimiliki anak bangsa. Rerie berpendapat, loncatan teknologi yang terjadi saat ini mengubah pola berperilaku dan komunikasi manusia di era ini. Sehingga, tambah anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, kita tidak boleh mengabaikan perkembangan teknologi yang terjadi ini. Diakui Rerie, sejak terjadi krisis global, pandemi Covid-19 mengakibatkan meningkatnya angka pengangguran tertinggi di usia produktif. Berbagai perubahan itu, tambahnya, mendorong kita secara bersama sebagai anak bangsa mempersiapkan generasi milenial agar memiliki kemampuan dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju. Guru Besar Manajemen FEB Universitas Airlangga, Badri Munir Sukoco, berpendapat perlu kerja keras bagi bangsa Indonesia untuk menjadi negara maju karena membutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia SDM. Kondisi pandemi Covid-19 dan rendahnya relevansi tenaga kerja terhadap lapangan kerja yang tersedia, ujar Badri, menyebabkan pertambahan angka pengangguran saat ini. Salah satu upaya agar tenaga kerja mampu terserap, menurut Badri, adalah dengan melakukan transformasi ekonomi lewat dua hal yaitu peningkatan kualitas SDM dan menetapkan sejumlah sektor untuk menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi agar mampu tumbuh di atas 10 persen. Karena, ujar Badri, untuk menjadi negara maju, bangsa Indonesia harus mampu masuk pada kelompok negara dengan high income yang berciri memiliki industri services 69,70 persen yang sangat mengandalkan kualitas SDM yang tinggi. Pada kesempatan itu, Badri mengungkapkan pengalaman Tiongkok saat menuju negara maju. Dia mengungkapkan, ketika itu Tiongkok melibatkan perguruan tinggi dalam sejumlah penelitian di bidang algoritma, bahan baterai dan sejumlah teknologi masa depan seperti robotik dan teknologi molekuler, agar Negeri Tirai Bambu itu akhirnya mampu masuk menjadi negara maju. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo, mengonfirmasi bahwa pandemi Covid-19 benar berdampak pada kalangan muda. Hal itu, ujar Anggoro, terungkap pada meningkatnya klaim jaminan hari tua JHT pada pekerja milenial yang mengundurkan diri dan terkena PHK di masa pandemi. Menurut Anggoro, di masa pandemi ini terjadi shifting pasar kerja dari sektor formal ke sektor informal. Para pekerja yang keluar dari sektor formal saat ini, ungkap Anggoro, belum masuk kembali ke sistem perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Co-Head of Delegate Selection Committe dan Delegasi Y20 Indonesia 2021, Putri Anetta Komarudin, mengungkapkan pandemi Covid-19 berdampak pada masa transisi kalangan muda yang akan memasuki dunia kerja. Akibatnya, jelas Putri, sebagian generasi muda masuk ke sektor informal yang kurang mendapat perlindungan. Isu job insecurity ini, jelas Putri, menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Y20 mendatang. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini Mahasiswa/Alumni Universitas Pakuan02 Januari 2022 0446Halo, Andy D. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya Kalimat yang tepat untuk melengkapi teks pidato tersebut adalah "Gambaran bangsa di masa depan akan terlihat pada keadaan pemudanya saat ini." Yuk kita simak pembahasan berikut. Teks pidato merupakan teks yang berisi informasi, gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum. Ciri-ciri pidato sebagai berikut. 1. Memiliki tujuan yang jelas. 2. Mengandung atau memuat kebenaran. 3. Disampaikan dengan jelas dan menarik. 4. Bersifat efektif. 5. Menggunakan artikulasi, intonasi, dan volume terang dan jelas. Cara melengkapi kalimat rumpang adalah sebagai berikut. 1. Bacalah teks dengan cermat. 2. Temukan topik permasalahan yang dibahas dalam teks. 3 Perhatikan kata sebelum dan sesudah bagian yang rumpang. 4. Lengkapilah bagian yang rumpang tersebut dengan menghubungkan bagian sebelum dan sesudah. Berdasarkan penjelasan tersebut, kalimat yang tepat untuk melengkapi teks pidato tersebut adalah “Gambaran bangsa di masa depan akan terlihat pada keadaan pemudanya saat ini”. Kalimat tersebut sesuai untuk melengkapi paragraf karena isi paragraf berkaitan dengan pemuda sebagai penentu masa depan bangsa. Hal ini sesuai dengan kalimat pertama dan kedua, yaitu “Pemuda tulang punggung bangsa. Masa depan bangsa ada di tangan Dengan demikian, kalimat yang tepat untuk melengkapi teks pidato tersebut adalah "Gambaran bangsa di masa depan akan terlihat pada keadaan pemudanya saat ini." Semoga membantu

pemuda tulang punggung bangsa masa depan bangsa ada ditangan pemuda